Jepang Janjikan Beasiswa Bidang Industri Kreatif
Pemerintah Jepang menjanjikan untuk memperbanyak pemberian beasiswa
khususnya untuk bidang industri kreatif. Beasiswa itu diberikan melalui
program Beasiswa Monbukagakusho (Kementerian Pendidikan, Kebudayaan,
Olahraga dan Iptek) yang diberikan sejak 1954 kepada pelajar Indonesia.
"Sebelumnya saya berharap Beasiswa Monbukagakusho kepada pelajar Indonesia dapat ditingkatkan khususnya untuk pendidikan di bidang industri kreatif dan harapan itu langsung ditanggapi positif," kata Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI Mari Elka Pangestu dalam keterangan persnya di Jakarta, Sabtu (22/9/2012).
Wakil Menteri Pendidikan, Budaya, Olahraga, Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (MEXT/Monbukagakusho) Jepang, Miho Takai, berkomitmen untuk meningkatkan anggaran Beasiswa Monbukagakusho untuk Indonesia dengan bantuan biaya meliputi biaya studi dan biaya hidup, tanpa ikatan apapun.
Program-program yang ditawarkan kepada pelajar Indonesia meliputi Program Research Student bagi lulusan perguruan tinggi, Undergraduate, College of Technology dan Professional Training College bagi lulusan SLTA dan Japanese Studies bagi mahasiswa program studi Jepang, serta Teacher Training yang ditujukan bagi guru.
Mari Pangestu berharap MEXT akan membantu untuk membuka kemungkinan pemberian dukungan beasiswa di bidang film, seni rupa, dan desain yang tidak terbatas pada pendidikan formal.
"Namun, akan dimungkinkan juga di luar lembaga pendidikan, seperti badan non pemerintah yang mewadahi komunitas-komunitas atau profesional di sektor industri kreatif untuk mendapat akses pendidikan profesi sehingga dapat memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang terkait dengan perkembangan industri kreatif terbaru," ujarnya.
Pihaknya menyatakan akan mempertajam bentuk kerjasama dengan MEXT itu khususnya yang terkait dengan mengembangkan profesionalitas pelaku kreatif Indonesia.
Dengan begitu, pada akhirnya nanti dapat meningkatkan kerjasama di sektor industri konten baik untuk pasar di Indonesia, Jepang, bahkan ke seluruh dunia.
"Mengupayakan keterhubungan antara pelaku kreatif Indonesia-Jepang, akan menguntungkan bisnis-bisnis, komunitas dan insan kreatif yang pada akhirnya diharapkan akan memperkuat hubungan bilateral kedua negara," pungkas Mari Pangestu.
"Sebelumnya saya berharap Beasiswa Monbukagakusho kepada pelajar Indonesia dapat ditingkatkan khususnya untuk pendidikan di bidang industri kreatif dan harapan itu langsung ditanggapi positif," kata Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI Mari Elka Pangestu dalam keterangan persnya di Jakarta, Sabtu (22/9/2012).
Wakil Menteri Pendidikan, Budaya, Olahraga, Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (MEXT/Monbukagakusho) Jepang, Miho Takai, berkomitmen untuk meningkatkan anggaran Beasiswa Monbukagakusho untuk Indonesia dengan bantuan biaya meliputi biaya studi dan biaya hidup, tanpa ikatan apapun.
Program-program yang ditawarkan kepada pelajar Indonesia meliputi Program Research Student bagi lulusan perguruan tinggi, Undergraduate, College of Technology dan Professional Training College bagi lulusan SLTA dan Japanese Studies bagi mahasiswa program studi Jepang, serta Teacher Training yang ditujukan bagi guru.
Mari Pangestu berharap MEXT akan membantu untuk membuka kemungkinan pemberian dukungan beasiswa di bidang film, seni rupa, dan desain yang tidak terbatas pada pendidikan formal.
"Namun, akan dimungkinkan juga di luar lembaga pendidikan, seperti badan non pemerintah yang mewadahi komunitas-komunitas atau profesional di sektor industri kreatif untuk mendapat akses pendidikan profesi sehingga dapat memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang terkait dengan perkembangan industri kreatif terbaru," ujarnya.
Pihaknya menyatakan akan mempertajam bentuk kerjasama dengan MEXT itu khususnya yang terkait dengan mengembangkan profesionalitas pelaku kreatif Indonesia.
Dengan begitu, pada akhirnya nanti dapat meningkatkan kerjasama di sektor industri konten baik untuk pasar di Indonesia, Jepang, bahkan ke seluruh dunia.
"Mengupayakan keterhubungan antara pelaku kreatif Indonesia-Jepang, akan menguntungkan bisnis-bisnis, komunitas dan insan kreatif yang pada akhirnya diharapkan akan memperkuat hubungan bilateral kedua negara," pungkas Mari Pangestu.





