Yusril banyak kesalahan
Mantan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Yusril Ihza Mahendra menilai pemerintah memiliki banyak kesalahan di bidang hukum. Bahkan kesalahan itu dinilai sangat fundamental karena pemimpin banyak yang tidak memahami hukum.
"Banyak sekali kesalahan pemerintah di bidang hukum. Ini karena kekurangpahaman pemerintah soal hukum, termasuk pemimpin yang tidak menguasai hukum," kata Yusril ketika dihubungi di Jakarta, Selasa (5/6).
Yusril menyebut, saat ini beberapa kebijakan pemerintah yang salah di bidang hukum bukan saja celah, melainkan kesalahan secara fundamental. Ia juga menyebut pemerintah lemah memahami hukum.
"Kenapa pemerintah sering kalah (dalam gugatan hukum)? Ini karena pemerintahnya lemah. Lemah soal hukum dan tidak memahami hukum, padahal Indonesia negara berdasarkan hukum menurut konstitusi UUD 1945," sambung Yusril yang juga pernah menjabat Menteri Sekretaris Negara ini.
Terkait pemberian grasi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono terhadap terpidana kasus narkoba, Schapelle Leigh Corby dan dua WNA lainnya, Yusri enggan mengomentari.
"Soal grasi Corby nanti dululah, kita sekarang sedang fokus ke persoalan putusan MK yang membatalkan posisi Wakil Menteri


