Ditangkap karena buang Senpi ke sumur
Semarang - (Jumat, 15.06.2012) Eksekusi sebuah rumah di Semarang, Kamis siang, diwarnai oleh kepanikan penghuni rumah. Mereka ketakutan karena menyimpan 2 pucuk senjata api, berikut puluhan butir amunisinya. Karena panik, senjata berbahaya tersebut mereka buang ke dalam sumur. Dan usai pelaksanaan eksekusi, penghuni rumah ditangkap polisi.
Eksekusi rumah di Jalan Ungaran IV Nomor 229 Semarang ini, sebenarnya berjalan normal tanpa ada perlawanan, dari penghuni rumah.
Namun kehebohan baru terjadi, saat petugas kepolisian yang mengamankan kegiatan eksekusi, mengetahui penghuni rumah, membuang dua pucuk senjata api, berikut puluhan butir amunisinya ke dalam sumur.
Tindakan ini memancing reaksi dari aparat kepolisian, untuk mencari senjata dari dasar sumur. Karena kesulitan, polisi akhirnya meminta bantuan mobil pemadam kebakaran untuk menyedot air sumur, untuk memudahkan pencarian. Tidak lama, polisi menemukan dua pucuk senjata api dan amunisi di dalam kantong plastik.
Wartono, penghuni rumah, mengaku senpi tersebut milik majikannya yang menempati rumah.
Oleh polisi, Wartono digelandang ke Mapolrestabes Semarang. Polisi kini masih menyelidiki dua pucuk senjata api serta amunisinya, untuk memastikan senjata tersebut legal atau ilegal.



